Rabu, 24 April 2019

PROSEDUR DAN WARKAT KLIRING

PROSEDUR/MEKANISME KLIRING

Proses penyelesaian warkat-warkat kliring di lembaga kliring (dilihat dari sisi bank)
·         Kliring Keluar, membawa warkat kliring ke lembaga kliring (Nota debet/kredit keluar)
·         Kliring Masuk, menerima warkat kliring dari lembaga kliring (Nota debet/kredit masuk)
·         Pengembalian Kliring, pengembalian warkat yang tidak memenuhi syarat yang      telah ditentukan.

Prosedur Setoran Kliring
Asumsi : Tn B melakukan setoran dengan Cek (Setoran Kliring) di Bank ‘XYZ’


 

Alur Kliring
1.      Tn. A bertransaksi dengan Tn B
2.      Tn. A memberikan Cek pada Tn B
3.      Tn. B sebagai nasabah Bank ‘XYZ’ melakukan setoran kliring di Bank ‘XYZ’ dan Bank ‘XYZ’ mengirimkan Warkat (Nota Debet à ND Keluar) kepada Lembaga Kliring
4.      Lembaga Kliring akan meneruskan Warkat kepada Bank ‘ABC’ (Nota Debet à ND Masuk)  
5.      Setelah proses pengecekan dan cek dinyatakan syah, maka dilakukan di informasikan (kliring retur )kepada Lembaga kliring untuk mendebet rekening Bank ‘ABC’ di BI dan di kredit ke rekening Bank ‘XYZ’
6.      Penyampaikan hasil kliring kepada Bank ‘XYZ’ dan pihak Bank akan mengkredit rekening Tn B  

Prosedur Kiriman Melalui Kliring
Asumsi : Tn A dari Bank ‘ABC’ melakukan setoran untuk pengiriman uang ke Tn B di Bank XYZ





 Alur Kliring
1.      Tn. A berencana mengirim uang ke Tn B
2.      Tn. A melakukan transaksi pengiriman uang di Bank ‘ABC’ dan mengirimkan Warkat (Nota Kredit à NK Keluar) kepada Lembaga Kliring
3.      Lembaga Kliring akan meneruskan Warkat kepada Bank ‘ABC’ (Nota Kredit à NK Masuk)


Prosedur Kliring (lanjutan)

Warkat kliring yang diserahkan meliputi :

·         Nota Debet Keluar, à menambah
·         Nota Kredit Keluar, à mengurangi

Sementara itu warkat yang akan diterima meliputi :
·         Nota Debet Masuk, à mengurangi
·         Nota Kredit Masuk, à menambah

Gambaran Perhitungan Kliring  

 



 Setelah proses kliring berjalan, pada sore hari masing-masing bank akan membuat perhitungan kliring untuk mengetahui apakah bank tersebut menang atau kalah kliring.

·         Bank yang menang kliring adalah bank yang  jumlah warkat tagihan warkat kliring melebihi  pembayaran warkat kliringnya.
·         Bank yang kalah kliring justru sebaiknya, dimana  pembayaran warkat kliring lebih besar dari warkat  tagihan.

Warkat-warkat yang dapat dikliringkan adalah:
· cek
· Bilyet Giro(BG)
· Wesel Bank
· Surat bukti penerimaan Transfer dari luar kota
· Lalu lintas Giral (LLG)/Kota kredit

Kesemua warkat dinyatakan dalam mata uang rupiah dan bernilai nominal penuh.


SEJARAH,TUJUAN & MANFAAT SERTA ISTILAH KLIRING

SEJARAH, TUJUAN & MANFAAT, SERTA ISTILAH KLIRING 


SEJARAH KLIRING

-         10 Sept ’81       : Kliring Lokal secara manual
·    -        Awal 1990      : Kliring Lokal secara otomatis + bantuan mesin baca pilah (reader sorter) +/-   1000 warkat/menit.
-         18 Sept ’98       : Sistem Kliring Elektronik Jakarta (SKEJ) 8 Bank
-         18 Juni ’01       :SKEJ seluruh Jakarta
-         22 Juli ’05       : Sistem Kliring Nasional Bank Indonesia (SKNBI)



TUJUAN DAN MANFAAT KLIRING

Tujuan dilaksanakan kliring oleh Bank Indonesia antara lain :
1.      Memajukan dan memperlancar lalu lintas pembayaran giral
2.      Perhitungan penyelesaian utang piutang dapat dilakukan dengan lebih mudah, aman dan efisien
3.      Salah satu pelayanan bank kepada nasabah .

Manfaat Kliring antara lain :
1. Bagi masyarakat, memberikan alternatif pembayaran (transfer of value) efektif dan efisien dan aman.
2. Bagi bank, merupakan salah satu advantage service kepada nasabah, menjadi fee based income.
3. Bagi Bank Sentral dapat secara cepat dan akurat mengetahui kondisi keuangan suatubank maupun transaksi-transaksi yang terjadi di masyarakat.


ISTILAH-ISTILAH DALAM KLIRING

Terdapat beberapa istilah yang perlu diperhatikan :
1.      Tolakan kliring            : tolakan atas warkat
2.      Postdated Cheque       : tanggal Cek/BG belum jatuh tempo (Titipan) 
3. Cross Clearing      : Penarikan cek melalui kliring atas beban dana yang diharapkan akan diterima penarik dari setoran cek bank lain 
4.      Call Money                 : pinjaman bagi bank yang kalah kliring (maks 7 hr).


Sabtu, 06 April 2019

PERSONAL DESCRIPTION

Assalamu’alaikum wr.wb

Hello my name is Bagus astradi wijaya, my friends often call me Bagus. I am 21 years old, my first child from 2 brothers, my hobby is playing online games and swimming. and I finished high school at SMAN 79 JAKARTA in 2015 by majoring in Social Sciences. why did I major in IPS? Because if I majored in Science I could not use physics. on IPS I get good friends. 
Then I continued my school by studying at GUNADARMA UNIVERSITY by majoring in INFORMATION SYSTEM I entered Gunadarma by taking the test. after that I was received and got the date to attend the 2015 PPSPPT and was told to measure my hair 3 cm (bald) how embarrassed I was when bald and thought this was my bad day and was the second time I shaved bald, last time I was bald in middle school.
Then I got a class to study at 1ka12, the first time I entered the class I immediately sat in the back then I met my next friend. then the first lecturer came and the lecturer wanted the students to introduce themselves one by one in front. then I feel embarrassed when I want to go forward because many see hahaha. its ok i come forward by introducing myself which is the name and origin of the final and finished school. lecture time was empty when I took a break to buy food, because I did not know where to buy food where then I followed the others who wanted to eat where then there was a kiosk on the roadside of the campus G I and my friends lunch at the warteg. 
The day went by the longer I recognized all my friends in my class then at level 2 I got a new class that is 2ka06. This is the first time I have told myself about myself on this blog because of my college assignments. maybe that's just a little story from my life. Thank You.

Wassalamu'alaikum wr. wb


Rabu, 23 Januari 2019

Paper Cobit dan ACL


UNIVERSITAS GUNADARMA

FAKULTAS ILMU KOMPUTER DAN TEKNOLOGI INFORMASI



MAKALAH SOFTSKILL

KELOMPOK 3







Anggota Kelompok :     1. Bagus Astradi W / 11115249

2. Taufik Akbar / 16115822

3. Dira Nanda Ulvi /1B117815 







UNIVERSITAS GUNADARMA

DEPOK

2018




TEKNIK AUDIT BERBANTUAN KOMPUTER MENGGUNAKAN ACL(Audit Command Language)

Perkembangan yang pesat profesi internal audit merefleksikan bahwa betapa pentingnya pemeriksaan ( auditor) internal pada team manajemen. Hal ini dapat terlihat dari banyaknya auditor yang dipekerjakan pada suatu perusahaan yang akan mengevaluasi performasi manajemen dan memberikan pendapat yang independent terhadap suatu situasi keuangan.
Pemeriksaan adalah proses yang sistematis dan memiliki objektif yang ditujukan adalah untuk mendapatkan dan mengevaluasi bukti –bukti yang berhubungan dengan kegiatan ekonomi untuk menyakinkan hubungannya dengan hasil yang diinginkan.
Ada tiga unsur pokok pekerjaan pemeriksaan adalah pemeriksaan keuangan, pemeriksaan sistem informasi, dan pemeriksaan operasional.
Proses pemeriksaan acl melibatkan empat tahap yaitu:
  1. perencanaan
  2. pengumpulan bukti-bukti
  3. pemeriksaan
  4. evaluasi bukti-bukti dan melaporkan hasil
Jika hasil pemeriksaan dan evaluasi sudah dilakukan maka pemeriksaan membuat kesimpulan dan rekomendasi untuk dikomunikasikan kepada manajemen.alat yang biasa digunakan untuk pelaporan ini adalah laporan tertulis yang memberikan penjelasan mengenai hasil temuan,kesimpulan dan rekomendasi dengan referensi atau bukti-bukti pendukung laporan.

Kamis, 29 November 2018

Audit Command Language

UNIVERSITAS GUNADARMA

FAKULTAS ILMU KOMPUTER DAN TEKNOLOGI INFORMASI



MAKALAH SOFTSKILL

KELOMPOK 3






Anggota Kelompok :     1. Bagus Astradi W / 11115249

2. Taufik Akbar / 16115822

3. Dira Nanda Ulvi /1B117815 







UNIVERSITAS GUNADARMA

DEPOK

2018


ACL (AUDIT COMMAND LANGUAGE)
1. Pengertian ACL
ACL(Audit Command Language) adalah aplikasi yang hanya ‘read-only’, ACL tidak pernah mengubah data sumber asli sehingga aman untuk menganalisis jenis live-data. Keanekaragaman sumber data dan teknologi akses data, cara mengakses data juga bervariasi dari satu sumber data ke lain. ACL membaca beberapa sumber data secara langsung dengan mengimpor dan menyalin sumber data sehingga dapat dianalisis. ACL dirancang khusus untuk menganalisa data dan menghasilkan laporan audit baik untuk pengguna biasa (common/nontechnical users) maupun pengguna ahli (expert users). Dengan menggunakan ACL, pekerjaan auditing akan jauh lebih cepat daripada proses auditing secara manual yang memerlukan waktu sampai berjam-jam bahkan sampai berhari-hari.

2. Sejarah ACL
ACL dikembangkan sejak tahun 1970-an oleh Prof. Hart J. Will dari Canada dan kemudian dikelola oleh ACL Services Ltd, Vancouver, Canada, dan merupakan pemimpin pasar dalam teknologi pengambilan data, analisis data, serta pelaporan (hasil survey tahunan The Institute of Internal Auditors, USA, 2005).
ACL telah dikembangluaskan dengan fungsi untuk memenuhi kebutuhan analisis data seluruh aktivitas bisnis operasional di dalam perusahaan, di antaranya pada bidang audit untuk analisis data, pencocokan dan pembandingan data, laporan penyimpangan, dsb; pada bidang IT (Information Technology) untuk data migration, data cleansing, data matching, data integrity testing; selain itu juga untuk analisis, konsolidasi, rekonsiliasi data, dan pelaporan pada divisi lain seperti Keuangan, Pemasaran, Distribusi, Operasional, dan lain sebagainya.

TUGAS SISTEM KEAMANAN TEKNOLOGI INFORMASI

1. Enkripsi pesan “Turn Back Hoax” dengan kata kunci “PERANG”
*Enkripsi Dengan Vigenere Cipher
2. Dalam Pengembangan sistem informasi, dibutuhkan juga aspek pengamanan computer, sebutkan dan berikan contohnya
3. Bagaimana cara untuk menangani web browser yang terkena malware?
4. Dokumen yang sifatnya rahasia di Divisi Finance dapat dilihat oleh divisi lainnya, bagaimana cara penanganan agar kerahasiaannya terjaga? 
5. Ketika sedang browsing, tiba tiba koneksi internet lambat, setelah ditelusuri terdapat serangan DDOS, bagaimana menanganinya?


JAWABAN

1.  TEXT: TurnBackHoax
     Kata Kunci: PERANG
     Cipher: IYINOGROYOND

2. Keamanan komputer sendiri meliputi beberapa aspek , antara lain :
l Privacy, adalah sesuatu yang bersifat rahasia(provate). Intinya adalah pencegahan agar informasi tersebut tidak diakses oleh orang yang tidak berhak. Contohnya adalah email atau file-file lain yang tidak boleh dibaca orang lain meskipun oleh administrator.
l Confidentiality,  merupakan data yang diberikan ke pihak lain untuk tujuan khusus tetapi tetap dijaga penyebarannya. Contohnya data yang bersifat pribadi seperti : nama, alamat, no ktp, telpon dan sebagainya.
l  Integrity, penekanannya adalah sebuah informasi tidak boleh diubah kecuali oleh pemilik informasi. Contoh : Penyerangan Integritas ketika sebuah email dikirimkan ditengah jalan disadap dan diganti isinya, sehingga email yang sampai ketujuan sudah berubah.
l Autentication, ini akan dilakukan sewaktu user login dengan menggunakan nama user dan passwordnya, apakah cocok atau tidak, jika cocok diterima dan tidak akan ditolak. Ini biasanya berhubungan dengan hak akses seseorang, apakah dia pengakses yang sah atau tidak.
l Availability, aspek ini berkaitan dengan apakah sebuah data tersedia saat dibutuhkan/diperlukan. Apabila sebuah data atau informasi terlalu ketat pengamanannya akan menyulitkan dalam akses data tersebut. Contoh lain dari denial of service ini adalah mengirimkan request yang berlebihan sehingga menyebabkan komputer tidak bisa lagi menampung beban tersebut dan akhirnya komputer down.

Minggu, 18 November 2018

COBIT


UNIVERSITAS GUNADARMA

FAKULTAS ILMU KOMPUTER DAN TEKNOLOGI INFORMASI



MAKALAH SOFTSKILL

KELOMPOK 3






Anggota Kelompok :     1. Bagus Astradi W / 11115249

2. Taufik Akbar / 16115822

3. Dira Nanda Ulvi /1B117815 







UNIVERSITAS GUNADARMA

DEPOK

2018




DEFINISI COBIT
            COBIT (Control Objecties for Information and Related Technology) merupakan audit sistem informasi dan dasar pengendalian yang dibuat oleh Information Systems Audit and Control Association (ISACA) dan IT Goernance Institute (ITGI) pada tahun 1992.
            COBIT Framework adalah standar kontrol yang umum terhadap teknologi informasi, dengan memberikan kerangka kerja dan kontrol terhadap teknologi informasi yang dapat diterima dan diterapkan secara internasional.
            COBIT bermanfaat bagi manajemen untuk membantu menyeimbangkan antara resiko dan inestasi pengendalian dalam sebuah lingkungan IT yang sering tidak dapat diprediksi. Bagi user, ini menjadi sangat berguna untuk memperoleh keyakinan atas layanan keamanan dan pengendalian IT yang disediakan oleh pihak internal atau pihak ketiga. Sedangkan bagi Auditor untuk mendukung atau memperkuat opini yang dihasilkan dan memberikan saran kepada manajemen atas pengendalian internal yang ada.